Komunitas dan Pemerintah Sepakat Kawal Ribuan Pohon Buah: SMA N 1 Jakenan Tanam untuk Masa Depan Kendeng

Daun dan Biji
By -
0

Gunung Panti – Komunitas dan pemerintah sepakat mengawal ribuan bibit pohon buah serta kayu keras yang ditanam ratusan siswa SMA Negeri 1 Jakenan di lereng Pegunungan Kendeng, Desa Gunung Panti, Kecamatan Winong, Senin (15/12/2025). Kegiatan "Tanam Pohon untuk Masa Depan" berlangsung pukul 08.00–10.00 WIB menjadi tonggak komitmen lintas sektor menyelamatkan gunung karst kritis tersebut.

Peserta penanaman mencakup Jaringan Masyarakat Peduli Kendeng (JMPPK), Komunitas Peduli Kendeng Hijau, Camat Winong Yoga Wibowo, aparat desa, Polsek dan Koramil Winong, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati, petani lokal, serta ratusan siswa. Mereka menanam tanaman buah unggul di lahan kritis bekas tambak musiman.

Penyerahan bibit buah secara simbolik oleh SMA N 1 Jakenan yang diwakili Waka Humas, Sholihul Fuad kepada Petani desa Gunung Panti [Sundari, 2025]

"Komunitas dan pemerintah sepakat mengawal tanaman ini hingga berbuah," tegas Camat Yoga Wibowo mewakili pemerintah kecamatan. "Tanam sekali, panen berkelanjutan. Kami akan lanjutkan penanaman dan edukasi warga agar pohon-pohon ini tumbuh besar."

Ali, aktivis JMPPK, menegaskan kesepakatan serupa. "Kami dari komunitas akan kawal agar bibit tidak dicuri atau mati," katanya.

Perwakilan Polsek dan Koramil kecamatan Winong tampak sedang menanam bibit durian di areal Gunung Panti, Kendeng [doc.Sundari, 2025]

Harno, Koordinator Komunitas Peduli Kendeng Hijau, menekankan sinergi antarpihak. "Komunitas lahir karena kondisi alam yang menyedihkan: burung hilang, gunung tak terawat. Kami bagi tugas dengan pemerintah untuk rawat bibit secara rutin, hindari pencurian jati-mahoni. Sepakat kawal bersama!" Ia juga pesan kepada siswa, "Peduli lingkungan di sekolah dan Kendeng. Bawa ilmu ini ke mana pun kalian pergi."

Kepala SMA Negeri 1 Jakenan, diwakili Wakil Kepala Bidang Humas Sholihul Fuad, menambahkan, "Kami atas nama keluarga besar SMA Negeri 1 Jakenan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Gunung Panti dan semua peserta yang terlibat atas terselenggaranya kegiatan pengabdian masyarakat berupa penanaman pohon untuk masa depan," ujarnya.

Camat Winong, Yoga Wibowo saat menanam pohon di Gunung Panti tampak disaksikan para komunitas pecinta alam Gunung Kendeng [Doc. Sundari, 2025]

Acara ditutup dengan deklarasi kesepakatan: komunitas dan pemerintah kawal bibit secara rutin, tinggalkan penggunaan herbisida, serta jadikan Kendeng lestari. Pegunungan Kendeng vital menyerap air, menjadi habitat flora-fauna, dan menyerap CO2 dua kali lipat dibanding hutan biasa—sekaligus mencegah banjir serta krisis air.

(Sundari Subroto, smanja.sch.id, Jakenan)


Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)