Pati – Di tengah semangat pasca-banjir surut, Pengawas Pembina Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Didik Sumardiyanto, M.Si, mengajak SMA Negeri 1 Jakenan Pati mengembangkan riset turunan dari program makan bergizi gratis (MBG), seperti analisis kandungan gizi, pemanfaatan sisa makanan untuk ternak, hingga produksi pupuk organik, guna tingkatkan gizi siswa, bangun karakter egaliter, dan semangat belajar melalui pembelajaran berbasis riset.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Jakenan, Rumaji, S.Pd, M.Si, menyambut kehadiran Pengawas Pembina Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Didik Sumardiyanto, M.Si, dalam pertemuan Pengarahan dan Pembinaan Kamis (29/1/2026) pukul 10.00–11.00 WIB. Acara ini digelar usai banjir surut, dengan semangat satu visi memajukan sekolah.
Dalam sambutannya, Rumaji mengucapkan syukur atas kehadiran Pak Didik. "Alhamdulillah banjir sudah surut dan Pak Didik bisa hadir. Mari kita satu visi memajukan SMA Jakenan, ikuti arahan dan isu terbaru agar bermanfaat untuk mencerdaskan anak-anak kita," ujarnya.
Dipandu Wakil Kepala Kurikulum SMA Jakenan, Mashuri, M.Pd selaku MC, giliran Pak Didik menyampaikan arahan. Pengawas sekolah dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah itu menghormati kepala sekolah, wakil, guru, TU, dan karyawan.
"Ada beberapa hal yang ingin kami sampaikan. Pemerintah telah meluncurkan program makan bergizi gratis (MBG). Selain meningkatkan gizi siswa, program ini juga membangun karakter makan dan berdampak pada peningkatan semangat belajar dengan prinsip egaliter antar seswa," tegas Didik Sumardiyanto.
![]() |
| Tampak bapak ibu guru mengikuti Pengarahan dan Pembinaan di ruang guru (Doc. WIMAR, 2026) |
Lebih lanjut, ia mendorong SMA Jakenan mengembangkan riset turunan dari MBG untuk memperkaya pembelajaran. "Saya berharap ada riset kandungan gizi MBG, riset siswa soal makanan untuk ternak, hingga riset makan untuk membuat pupuk organik," tambahnya.
Arahan ini disambut antusias peserta, sejalan dengan komitmen sekolah dalam program pendidikan berkarakter dan berbasis riset lokal.
Jurmalis; Mastur Blekutak
Editor: Rilo
Fotografer: Wimar Solaeman


Smanja luar biasa
BalasHapus