Jakenan, Pati – Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Jakenan memimpin pembinaan intensif bagi seluruh guru mata pelajaran, TU, serta staf karyawan pada Senin (12/1/2026) di ruang guru. Kegiatan ini menyoroti adaptasi model penilaian pembelajaran baru sesuai Permendikbudristek Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses Pendidikan, sekaligus mengantisipasi kendala teknis belajar mengajar akibat musim hujan dan banjir yang kerap melanda wilayah Jakenan, Pati.
Dihadiri Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Humas, Sarana Prasarana (Sarpras), dan Kurikulum, pembinaan ini menjadi momen strategis untuk menyelaraskan praktik sekolah dengan regulasi terbaru. Fokus utama tertuju pada evaluasi pembelajaran yang lebih inklusif dan berorientasi pelayanan prima.
Empat Jalur Penilaian Inovatif untuk Pembelajaran Mendalam
Rumaji, S.Pd., M.Si., selaku narasumber utama, merinci empat jalur penilaian baru yang wajib diterapkan mulai semester ini. "Pertama9, penilaian mandiri. Kedua, penilaian teman sejawat, baik secara kelompok maupun lintas mata pelajaran, termasuk kolaborasi di kelas atau bentuk lain," ujarnya.
![]() |
| Tampak Kepala Sekolah beserta Waka sedang menyampaikan informasi penting terkait layanan pembelajaran di musim.hujan (Doc. HUMAS) |
Jalur ketiga melibatkan penilaian langsung dari kepala sekolah melalui supervisi kelas. Inovasi paling menonjol adalah jalur keempat: asesmen oleh siswa itu sendiri. "Ini hal baru dengan akses khusus bagi siswa. Kita berorientasi pada pelayanan prima, sesuai kaidah pembelajaran yang mendalam dan berkesadaran," tambah Rumaji.
Model ini diharapkan menciptakan ekosistem pembelajaran yang holistik, di mana siswa tak hanya dinilai, tapi juga aktif berpartisipasi dalam proses evaluasi.
Respons Sekolah terhadap Kendala Musim Hujan dan Banjir
Di tengah musim hujan yang sering memicu banjir di Jakenan, sekolah mendorong inventarisasi kendala pembelajaran untuk diserahkan ke Wakil Kepala Sekolah Sarpras, bapak Suparjo. "Termasuk kendala banjir yang disampaikan ke Wakil Kepala Kesiswaan, Ibu Hanik, agar solusi cepat terealisasi," tegas kepala sekolah.
Pembinaan juga menekankan budaya sekolah aman dan nyaman, seperti sambutan hangat bagi siswa dipintu gerbang sebagai bentuk layanan bijak. Guru diingatkan mendampingi siswa secara bijaksana dan melarang live streaming di kelas tanpa izin sekolah.
Agenda Pendukung: Kinerja Guru dan Kelulusan Siswa
Kepala sekolah mengimbau guru segera mengirim laporan kinerja ke Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) untuk kenaikan pangkat otomatis dan efisiensi di BKD Jateng. "Yang wajib dilengkapi harus segera dikirim, ada yang opsional," pesannya.
![]() |
| Suasana Pembinaan hari Senin, 12 Januari 2026 di Ruang Guru (Doc. Humas) |
Kepala Sekolah juga berpesan kepalsa bapak Mashuri dan ibu Siti Markonah, selaku tim SNBP, dapat memulqi memastikan tak ada siswa tertinggal dalam layanan kelanjutan studi ke perguruan tinggi. Langkah ini menegaskan komitmen SMA Negeri 1 Jakenan dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem sambil menerapkan standar pendidikan nasional terkini.
Pembinaan ini menjadi blueprint bagi sekolah untuk tetap produktif meski musim hujan menguji ketangguhan pembelajaran di daerah rawan banjir seperti Jakenan.
Jurnalis: Badrol Pamungkas
Fotografer: Wimar Ichwan
Sumber: Data Humas SMA N 1 Jakenan, tahun 2026



Posting Komentar
0Komentar