JAKENAN,- Wajah SMA Negeri 1 Jakenan, Pati, tampak berbeda dan lebih segar dalam beberapa pekan terakhir. Dinding-dinding gedung utama yang sebelumnya didominasi warna merah dan oranye, kini bersalin rupa menjadi biru muda (soft blue) yang menyejukkan.
Perubahan identitas warna sekolah ini bukan sekadar estetika, melainkan langkah strategis untuk menyelaraskan seluruh properti sekolah dengan identitas visualnya. Hal ini diungkapkan oleh Kepala SMA Negeri 1 Jakenan, Sasmito, S.Pd., dalam wawancara eksklusif dengan Tim Jurnalistik OSIS, Kamis (6/11/2025).
“Kita mengubah wajah SMA Negeri 1 Jakenan tidak selalu, tapi memang kita pakai desain sebagai modernisasi kita,” ujar Sasmito di ruang kerjanya.
baca juga artikel Sekolah Riset
Sasmito menjelaskan, pemilihan warna biru berangkat dari evaluasi mendalam terhadap branding sekolah. Sebelumnya, warna gedung, seragam batik, dan logo terlihat tidak selaras.
“Logo kita biru, kok warna sekolahnya kemarin merah? Kan seperti tidak sinkron,” tuturnya.
Ia mencontohkan, seperti SMA Negeri 2 yang konsisten menggunakan merah karena logonya merah, maka SMA Negeri 1 Jakenan pun harus konsisten dengan warna utama logonya, yaitu biru.
“Nah, oleh sebab itulah kemudian, dasar kita, acuan kita adalah logo sekolah. Itu yang kemudian kita breakdown menjadi warna gedung,” papar Sasmito.
![]() |
| Lintang Bhakti Manintan, Jurnalis OSIS Smanja sedang wawancara Kepala SMAN 1 JAKENAN baru-baru ini (Fotografer: Arifatunnisa'faiha) |
Lebih dari sekadar keselarasan identitas, warna biru dipilih karena filosofinya yang dalam. Dalam pesan tertulisnya kepada Tim Jurnalistik, Sasmito merinci filosofi warna-warna, termasuk biru.
“Biru: Warna Fokus dan Tenang. Biru membantu menurunkan stres dan meningkatkan konsentrasi,” tulisnya, menambahkan bahwa nuansa biru muda atau pastel dipilih agar ruangan tetap cerah dan tidak membosankan.
Harapannya, suasana baru ini dapat menciptakan atmosfer belajar yang lebih nyaman bagi siswa. “Jadi di situ harapan saya, nanti anak-anak itu ya lebih nyaman dengan cat baru. Kalau dari jauh ternyata lebih bersih,” ujar Sasmito.
Kepala sekolah menegaskan bahwa perubahan warna ini akan dilakukan secara bertahap. Saat ini, baru gedung utama yang telah dicat ulang.
“Ini juga sudah masuk ke November-Desember, tahun anggaran selesai. Kita nanti akan melanjutkan lagi di tahun anggaran berikutnya,” jelasnya.
Rencananya, gedung lab bahasa, dua kelas antuan APBD, dan empat unit toilet yang akan direhabilitasi dari bantuan pemerintah pusat akan mengikuti warna biru yang sama.
“Jadi nanti, pelan-pelan, insya Allah di dua tahun ke depan mungkin sudah biru semua,” tuturnya penuh harap.
Salah satu anggota tim jurnalistik, Lintang Bakhti Manintan, yang menjadi pewawancara, mengaku menyambut positif perubahan ini. “Kalau menurut saya, warna biru itu kelihatannya lebih bersih, lebih cerah dari yang kemarin,” ujarnya.
Sasmito berharap, dengan identitas warna yang kuat dan konsisten, masyarakat dapat lebih mudah mengenali SMA Negeri 1 Jakenan. Jadi harapannya dapat teridentifikasi oleh masyarakat jikalau, ‘Oh Jakenan ini, oh warna biru’,” pungkasnya.
Dengan transformasi ini, SMA Negeri 1 Jakenan tidak hanya mempercantik tampilan fisik, tetapi juga berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang lebih fokus, tenang, dan berkarakter bagi seluruh warganya.
Jurnalis: Lintang Bakhti Manintan- Pewawancara, Aditya Putra S.P. & Arifatunnisa' Faiha - Dokumentasi)



Posting Komentar
0Komentar