Siswa SMA Negeri 1 Jakenan Teliti Media Cocopit dan Pupuk Cair Hayati untuk Budidaya Melon Premium

Daun dan Biji
By -
0


Pati, 18 Februari 2026
— Inovasi pertanian kini lahir dari tangan pelajar. Tim siswa SMA Negeri 1 Jakenan melakukan riset bertajuk “Penggunaan Media Cocopit dan Pupuk Cair Hayati untuk Budidaya Tanaman Melon Premium” di Greenhouse Kencana, Desa Pekalongan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati.

Tim peneliti—Riska, Raihan, Shiren, dan Warsio—menguji efektivitas media tanam cocopit yang dikombinasikan dengan pupuk cair hayati pada melon varietas Lavender dan The Bloes, usia 62 Hari Setelah Tanam (HST). Penelitian ini berlangsung di Greenhouse Desa Pekalongan, Kelompok Tani Wangan Bolek, dikelola pembudidaya utama Kolid di bawah kepemimpinan Agus Salim. Greenhouse Kencana bertransformasi menjadi laboratorium lapangan, memadukan teori sosiobiologi, agronomi, dan kewirausahaan pertanian.

Hasil Pengukuran Panen yang Menggembirakan

Pada Rabu, 18 Februari 2026, tim mengukur 519 buah melon menggunakan timbangan gantung digital merek Sojikyo. Proses berjalan dari pukul 14.00 hingga 07.00 WIB, dipimpin Farida Rosyadi, Alfian Rosyadi, Nur Halim, dan Iwan.

ParameterNilai
Total buah519 buah
Berat terberat2,55 kg
Berat rata-rata± 0,99 kg
Berat terkecil0,04 kg


Dalam usia 62 HST ini, berat maksimum 2,55 kg membuktikan kombinasi cocopit dan pupuk cair hayati mendukung pertumbuhan optimal, baik ukuran buah maupun keseragaman kualitas.

Manfaat Ilmiah dan Pembelajaran Lapangan

Cocopit unggul dalam aerasi dan retensi air, sementara pupuk cair hayati meningkatkan ketersediaan hara serta kesehatan akar. Kombinasi ini terbukti efektif untuk melon premium di greenhouse, menjanjikan produktivitas tinggi bagi petani lokal.

Kegiatan ini melatih siswa menguasai metode riset, pengumpulan data lapangan, analisis, hingga publikasi ilmiah. Ketua Poktan Wangan Bolek, Agus Salim, memuji kolaborasi sekolah-kelompok tani. "Keterlibatan generasi muda ini strategis untuk regenerasi petani modern berbasis teknologi dan data," ujarnya

Greenhouse Kencana kini kokoh sebagai pusat pembelajaran melon premium di Pati, membuktikan inovasi lahir dari kelas menuju lahan produksi nyata.

Jurnalis: Lintang
Penyelaras: Rilo
Fotografer: Wimar

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)