Produksi Pupuk Bionuklir: Solusi Ramah Lingkungan untuk Pertanian Modern di Era Revolusi Industri 5.0

Daun dan Biji
By -
0
Produksi pupuk bionuklir merupakan inovasi dalam pertanian modern yang menggabungkan bioteknologi mikroorganisme dengan teknologi digital era Revolusi Industri 5.0. Pupuk ini diproduksi melalui fermentasi bahan organik lokal yang mengandung mikroba bermanfaat, dengan tujuan meningkatkan kesuburan tanah secara ramah lingkungan. Artikel ini membahas proses produksi, manfaat ekologis, serta integrasi pupuk bionuklir dengan teknologi pertanian presisi untuk mewujudkan pertanian berkelanjutan.

Pendahuluan

Pertanian modern menghadapi tantangan untuk meningkatkan hasil panen sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Penggunaan pupuk kimia sintetis yang berlebihan sering menimbulkan dampak negatif terhadap kualitas tanah dan ekosistem pertanian (BPMBKM UMA, 2023). Oleh sebab itu, pupuk biologis seperti pupuk bionuklir menjadi solusi alternatif yang potensial. Di era Revolusi Industri 5.0, inovasi pertanian tidak hanya melibatkan penggunaan bahan hayati, tetapi juga mengadopsi teknologi digital seperti big data, Internet of Things (IoT), dan kecerdasan buatan (AI) untuk optimalisasi produksi (Djkn, 2023; Undiknas, 2023).

Metode Produksi Pupuk Bionuklir

Pupuk bionuklir diproduksi melalui fermentasi bahan organik seperti husk nasi, daun bambu, dan tanah nasi yang kaya mikroorganisme bermanfaat. Proses dimulai dengan pengumpulan tanah aktif mikroba pada lapisan sekitar 5 cm di bawah permukaan dekat akar tanaman sehat (BPMBKM UMA, 2023). Tanah ini kemudian dicampur dengan bahan organik lain sesuai komposisi spesifik dan difermentasi selama ±30 hari. Perawatan fermentasi mencakup pengadukan berkala dan pengaturan ventilasi untuk menjaga suhu agar mikroba tetap aktif.

Manfaat Ekologis dan Pertanian Modern

Mikroorganisme dalam pupuk bionuklir mampu memperbaiki struktur dan nutrisi tanah secara alami tanpa menimbulkan efek negatif yang biasa muncul pada pupuk kimia berat (Kompasiana, 2020). Selain meningkatkan hasil produksi, pupuk ini menjaga daya dukung tanah jangka panjang, mendukung siklus nutrisi alami, dan mengurangi pencemaran lingkungan.

Integrasi dengan Revolusi Industri 5.0

Revolusi Industri 5.0 dalam konteks pertanian berfokus pada sinergi antara manusia dan teknologi cerdas (Dicoding, 2023). Pupuk bionuklir dapat dipadukan dengan teknologi smart farming melalui pemanfaatan sensor IoT yang memonitor kondisi tanah secara real-time dan AI yang membantu mengatur dosis dan waktu aplikasi pupuk secara tepat. Pendekatan ini memungkinkan pertanian presisi yang optimal, menghemat sumber daya, serta meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menjaga ekologi pertanian secara berkelanjutan (Djkn, 2023; Kredit Pintar, 2023).

Kesimpulan

Pupuk bionuklir merupakan jawaban atas tantangan kebutuhan energi hijau dan pertanian berkelanjutan di era Revolusi Industri 5.0. Dengan menggabungkan fermentasi bioteknologi mikroba dan teknologi digital canggih, pupuk ini tidak hanya menawarkan solusi ramah lingkungan tetapi juga membuka peluang bagi petani untuk beradaptasi dan berkembang dalam metode produksi yang lebih modern, hemat biaya, dan produktif.

Daftar Pustaka

BPMBKM UMA. (2023). Pertanian 5.0: Revolusi Teknologi di Dunia Pertanian. https://bpmbkm.uma.ac.id/2023/07/27/pertanian-5-0-revolusi-teknologi-di-dunia-pertanian/

Dicoding. (2023). Society 5.0: Masyarakat Super Cerdas, Definisi dan Penerapannya. https://dicoding.com/blog/society-5-0-masyarakat-super-cerdas-definisi-dan-penerapannya/

Djkn. (2023). Mengenal Revolusi Industri 5.0. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-lahat/baca-artikel/16023/Mengenal-Revolusi-Industri-50.html

Kredit Pintar. (2023). Peluang Usaha Pengembangan Pertanian. https://www.kreditpintar.com/education/modal-usaha-pengembangan-pertanian-penghasil-pundi-pundi-uang

Kompasiana. (2020). Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 pada Sektor Pertanian. https://www.kompasiana.com/salmanabilaaswinda7667/5feafa56d541df1e1c41d132/revolusi-industri-4-0-dan-society-5-0-pada-sektor-pertanian-dalam-perspektif-perencana-wilayah

Undiknas. (2023). Era Society 5.0: Era Kedewasaan Teknologi dan Kemanusiaan. https://undiknas.ac.id/2023/09/era-society-5-0-era-kedewasaan-teknologi-dan-kemanusiaan/

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)