Di Pekarangan Rumah, Pensiunan Guru Seni Budaya Rawat Ragam Tanaman Buah Tropis

Daun dan Biji
By -
0


BUDIDAYA BUAH TROPIS
– Di usia senja, Nurhudi Utomo memilih menghabiskan waktu pensiun dengan produktif, menekuni hobi lama yang berbuah manis — budidaya tanaman buah di belakang rumahnya. Pensiunan guru seni budaya yang dulu mengajar di SMA Negeri 1 Pamotan dan SMA Negeri 1 Pati ini memelihara berbagai tanaman buah tropis dengan penuh dedikasi.

Dengan lahan pekarangan yang luas, Nurhudi merawat tanaman mulai dari pepaya, mangga, klengkeng merah, durian, rambutan, buah naga, hingga pisang. Tidak hanya tanaman buah, ia juga menanam tanaman obat dan berbagai bunga yang menambah keindahan pekarangan rumahnya. Hampir setiap minggu, kebunnya menghasilkan panen buah segar.

Nurhudi menjelaskan bahwa perawatannya dilakukan dengan pendekatan alami dan sederhana. "Tidak pernah memperhatikan jamur akar atau hama buah secara khusus. Tanahnya memang sudah mendukung," ujarnya. Menurut Nurhudi, persiapan lahan tidak melalui olah tanah berat, cukup alami dan diberikan kotoran kambing yang diletakkan di sekitar akar pohon.

Nurhudi Utomo tampak bangga menunjukkan buat durian montong di belakang pekarangan rumahnya (foto milik Nurhudi, 2025)

Dari segi pemupukan, Nurhudi mengandalkan pupuk kandang kambing dan pupuk kimia secara terukur. "Kami menggunakan pupuk kandang printil kambing dan starter pupuk kimia urea menjelang buah, juga pupuk kimia tinggi kalsium," katanya. Nurhudi juga menekankan tidak menggunakan pestisida semprot sebagai bagian dari metode ramah lingkungan yang dipegangnya.

Keunggulan kebun milik Nurhudi adalah keberlangsungan panen sepanjang tahun, dengan sebagian tanaman menghasilkan buah secara musiman. Hidup penuh produktivitas dengan merawat tanaman buah dan bunga jadi semangat utama di masa pensiunnya, sekaligus memberi manfaat dan inspirasi bagi keluarga dan komunitas sekitar.

Buah klengkeng merah matalada tumhuh subur dan berbuah di pekarangan Nurhudi (foto koleksi Nurhudi, 2025)

Nurhudi Utomo menunjukkan, berkebun buah di pekarangan rumah tidak hanya hobi, tapi bagian dari gaya hidup sehat sekaligus investasi pemanfaatan lahan produktif berbasis kearifan lokal.

Jurnalis: Budi Waseso BS 

Sumber berkas: Foto milik Nur Hudi Utomo

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)