Inovasi Terapi Digital untuk Kualitas Tidur Remaja
Tim peneliti dari SMA Negeri 1 Bawang, Banjarnegara, Chessania Female Asy Syalfin dan Nakeisha Ignatea Malva, berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Peneliti Belia Jawa Tengah 2025 dengan karya berjudul "Media Terapi Digital Berbasis Frekuensi Binaural Beats Deta Dengan White Noise Untuk Meningkatkan Relaksasi dan Kualitas Tidur pada Siswa". Penelitian ini menawarkan solusi inovatif terhadap permasalahan kesehatan mental dan kualitas tidur yang semakin umum di kalangan pelajar.
Karya Musik Terapi untuk Tunanetra
Peringkat kedua diraih oleh Addina Nushra dari SMA Pradita Dirgantara dengan penelitian berjudul "Kidung Aksama Music Therapy sebagai Harmoni Budaya untuk Menurunkan Tingkat Insomnia pada Mahasiswa Tunanetra". Penelitian ini menggabungkan elemen budaya dan seni dalam pendekatan terapeutik, menunjukkan kreativitas dalam memadukan tradisi lokal dengan kebutuhan kesehatan kontemporer.
Kritik Sosial terhadap Media Digital
Di bidang sosiologi, Aliya Hilwa Salsabila dan Alfrida Musyafia dari SMAN 3 Semarang keluar sebagai juara pertama dengan penelitian berjudul "Micro-Content, Macro-Impact: Pengaruh Konsumsi Short-form Content terhadap Pola Interaksi Sosial dan Konstruksi Identitas Diri Remaja di Kota Semarang". Karya ini mengangkat isu aktual mengenai dampak media sosial terhadap perilaku dan identitas generasi muda.[1]
Jejak Sejarah dan Identitas Lokal
Dalam kategori sejarah, Ananda Yasirly Amria dan Muhammad Ulil Abror dari MAN 1 Kudus meraih juara pertama dengan kajian historis tentang etos wirausaha pribumi di era kolonial melalui studi terhadap H.M. Nitisemito dan industrialisasi rokok kretek. Penelitian ini menyoroti pentingnya sejarah ekonomi lokal dalam memahami perkembangan industri nasional.
Penghargaan dan Kelanjutan
Sebanyak enam belas penelitian dari berbagai bidang berhasil meraih penghargaan dalam ajang ini, mencakup kategori psikologi, sejarah, dan sosiologi. Semua peneliti yang meraih juara satu hingga juara harapan tiga akan diundang untuk mengikuti Lomba Peneliti Belia Nasional 2025, sebagai bentuk apresiasi dan pengembangan bakat penelitian di kalangan pelajar.
Posting Komentar
0Komentar