Tata, Siswa XI F8, Tawarkan Model Pendidikan Berbasis Potensi Bangsa Jika Jadi Menteri Pendidikan

Daun dan Biji
By -
0

PATI – Saat ditanya tentang model pendidikan apa yang akan dia tawarkan jika menjadi Menteri Pendidikan Indonesia, Tanaya Nareswara, siswa kelas XI F8, punya jawaban yang sangat cemerlang dan realistis. Dalam presentasinya, ia menegaskan pentingnya pendidikan yang tidak hanya berfokus pada teori, tapi juga memanfaatkan potensi-potensi nyata yang dimiliki Indonesia sebagai bangsa.

Menurut Tata, "Jika Indonesia terkenal dengan lautnya, maka siswa harus diberi ilmu tentang kelautan yang bisa diaplikasikan langsung." Dia menambahkan, sekolah-sekolah nantinya harus dilengkapi dengan teknologi yang memudahkan praktik, sehingga siswa bukan hanya pandai di teori, tapi juga siap menciptakan produk dan inovasi nyata.


Tak hanya dari sisi sumber daya alam, Tata juga mengusulkan agar pendidikan diselaraskan dengan kolaborasi kuat antara sekolah, universitas, dan dunia industri. Hal ini agar siswa tidak cuma belajar di kelas, tapi juga punya kesempatan magang dan praktik langsung, sehingga setelah lulus mereka siap memasuki dunia kerja maupun wirausaha.

Tanaya Nareswara juga menyoroti pentingnya pendidikan karakter yang menanamkan nilai kejujuran, kerja keras, dan gotong royong. Menurutnya, kemiskinan di Indonesia tidak hanya bisa diatasi lewat uang, tapi juga mental yang kuat dan peduli sesama.

Dengan model pendidikan yang mengedepankan pemanfaatan potensi lokal, teknologi modern, dan karakter kuat, Tata yakin masa depan Indonesia akan lebih cerah. Ia pun berharap para pelajar nantinya benar-benar bisa mengembangkan ilmu yang dimiliki menjadi manfaat nyata bagi masyarakat dan ekonomi bangsa.

Prestasi Tata tidak hanya soal ide cemerlang. Cara dia memaparkan gagasannya, detail dan sistematis, berhasil menginspirasi teman-temannya dan guru-guru di sekolah. Tata membuktikan bahwa pemuda masa kini punya kemampuan untuk menciptakan perubahan besar lewat pendidikan yang tepat sasaran.

Jika kelak terpilih sebagai Menteri Pendidikan, Tata ingin menjadikan sekolah sebagai pusat inovasi, di mana tiap siswa dilatih untuk berkreasi dan siap menghadapi tantangan zaman. “Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi workshop masa depan,” ujarnya optimis.

***
Sumber: Berkas foto milik kelas XI F 8

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)