Inovasi Budidaya Melon: Kombinasi Arang Sekam, Dolomit, dan POC Unggul dalam Pertumbuhan Awal

Kunjungan Lapangan
Inovasi Budidaya Melon: Kombinasi Arang Sekam, Dolomit, dan POC Unggul dalam Pertumbuhan Awal
INOVASI MEDIA TANAM – Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di Desa Pekalongan, Winong, Pati, Jawa Tengah, menunjukkan hasil menjanjikan dalam budidaya tanaman melon (Cucumis melo L.). Studi ini menemukan bahwa kombinasi media tanam arang sekam dan dolomit, yang diperkaya dengan Pupuk Organik Cair (POC) plus mikro daun bambu, secara signifikan mengungguli metode konvensional dalam mendukung pertumbuhan awal tanaman melon pada usia 8 Hari Setelah Tanam (HST). Penelitian yang dipimpin oleh Suhadi ini menganalisis secara komparatif pengaruh media tanam inovatif tersebut terhadap berbagai parameter pertumbuhan dan kesuburan tanah. Hasilnya, metode ini tidak hanya menjaga stabilitas pH tanah pada rentang optimal, tetapi juga meningkatkan efisiensi penyerapan nutrisi esensial bagi tanaman muda. Metode Inovatif untuk Pertumbuhan Optimal Dalam budidaya melon, fase awal pertumbuhan sangat krusial. Praktik konvensional seringkali mengandalkan media tanah dengan pupuk kimia sintetis, yang rentan…