"Seperti Anak Kecil Hilang": Pamit Haru Ibu Ririn, Bekal Hati untuk Hebatkan SMA N 1 Sumber
Daun dan Biji
"Seperti Anak Kecil Hilang": Pamit Haru Ibu Ririn, Bekal Hati untuk Hebatkan SMA N 1 Sumber
Jakenan – Air mata haru menetes di rusng Guru SMANJA saat Ibu Ririn HS pamit setelah 16 tahun mengabdi. "Alhamdulillah, saya dapat kesempatan pamitan. Semoga kita selalu diberi kesehatan," ucapnya lirih, membuka hati ke hati yang bikin siapa pun ikut terenyuh. Bayangkan 16 tahun lalu, perempuan asal Bojonegoro ini datang ke Jakenan bareng dua sahabat—Pak Aris dari lokal dan Pak Gagus dari Solo. "Kita seperti anak kecil yang hilang," ceritanya sambil tersenyum, mata berkaca. Di sini ia belajar segalanya, dari Ibu Siti Markonah yang selalu support, hingga Bapak Sasmito dan kawan-kawan yang dorong ia bertahan di FGD kedua. "Alhamdulillah lolos, meski sempat galau soal pakta integritas—ihlas atau nggak, harus terima. Tapi regulasi baru sesuaikan dengan tempat tinggal," akuinya jujur. Ikatan kekeluargaan? "Jangan berhenti di sini. Saya tetap belajar dari Bapak Ibu semua," pesannya tulus. Dari lubuk hati paling dalam, ia minta maaf atas kekurangan khas …