OPSI 2026 – SMA Negeri 1 Jakenan kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang riset dan inovasi. Sebanyak tujuh dari delapan kelompok siswa yang mengajukan proposal penelitian pada ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) berhasil lolos seleksi tahap awal dan berhak melanjutkan ke tahap penelitian lanjutan. Pencapaian ini semakin mengukuhkan identitas SMA N 1 Jakenan sebagai Sekolah Literasi dan Riset, sekaligus memperkuat komitmen sekolah dalam mempersiapkan diri menuju Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2026.
Kabar gembira ini pertama kali diketahui melalui pengumuman resmi yang diunduh oleh Operator Sekolah, Rilo Adi Nugraheni, S.Kom. Dari hasil seleksi panitia pusat, tujuh proposal yang diajukan oleh siswa-siswi SMA N 1 Jakenan dinilai memenuhi kriteria kelayakan untuk dilanjutkan ke tahap eksperimen dan pengumpulan data.
"Kami sangat bersyukur dan bangga atas capaian ini. Dari delapan proposal yang kami kirimkan, tujuh di antaranya dinyatakan lolos untuk penelitian lanjutan. Ini adalah bukti nyata dari kerja keras siswa dan guru pembimbing, serta komitmen sekolah dalam mengembangkan budaya riset," ujar Kepala Sekolah SMA N 1 Jakenan, Bapak Rumaji, S.Pd., M.Si., saat ditemui di ruang kerjanya.
Bapak Rumaji menambahkan bahwa keberhasilan ini sejalan dengan visi sekolah yang telah mendeklarasikan diri sebagai Sekolah Literasi dan Riset. "Kami ingin menanamkan pola pikir kritis, analitis, dan inovatif kepada seluruh siswa. Riset bukan sekadar lomba, tetapi bekal penting bagi mereka untuk menghadapi tantangan masa depan," tegasnya.
Inovasi Siswa: Dari IoT hingga Kopi Sehat
Berdasarkan dokumen reviu proposal yang diterima, penelitian yang diajukan oleh siswa SMA N 1 Jakenan mencakup berbagai bidang, mulai dari teknologi hingga ilmu pengetahuan alam. Salah satu proposal yang menarik perhatian adalah inovasi minuman fungsional berbasis campuran kopi arabika (Coffea arabica) dan daun kelor (Moringa oleifera) yang diberi nama "Kopi Sehat Mofera". Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan alternatif minuman yang aman bagi penderita hipertensi.
Tim penilai OPSI memberikan apresiasi terhadap ide-ide kreatif siswa, meskipun memberikan beberapa catatan perbaikan, seperti penyempurnaan variabel dan definisi operasional, analisis data statistik, serta detail teknis terkait metode penelitian dan penggunaan Internet of Things (IoT).
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Bapak Mashuri, M.Pd., menekankan pentingnya proses evaluasi ini bagi perkembangan akademik siswa. "Catatan dari dewan juri sangat berharga. Ini mengajarkan siswa bahwa penelitian adalah proses yang berkelanjutan. Mereka belajar untuk menerima kritik membangun dan menyempurnakan karya mereka. Kami akan terus mendampingi ketujuh kelompok ini agar dapat menghasilkan penelitian yang berkualitas," jelas Bapak Mashuri.
Menuju Sekolah Adiwiyata 2026
Prestasi di bidang riset ini tidak lepas dari upaya holistik sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berwawasan lingkungan. Saat ini, SMA N 1 Jakenan tengah dalam proses penilaian untuk menjadi Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2026.
Ketua Tim Program Adiwiyata SMA N 1 Jakenan, Bapak Siswanto, S.Pd., menjelaskan bahwa semangat riset siswa sangat mendukung program Adiwiyata. "Banyak ide penelitian siswa yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan, pemanfaatan bahan alam, dan teknologi tepat guna. Ini membuktikan bahwa literasi, riset, dan kepedulian lingkungan dapat berjalan beriringan. Kami berharap, melalui inovasi-inovasi ini, SMA N 1 Jakenan tidak hanya meraih predikat Sekolah Adiwiyata, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," papar Bapak Siswanto.
Motivasi untuk OPSI 2027
Keberhasilan tujuh kelompok ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya. Sekolah berkomitmen untuk terus memfasilitasi dan mendorong partisipasi siswa dalam berbagai ajang kompetisi riset.
"Kami mengundang seluruh siswa untuk mulai menggali ide dan mengembangkan rasa ingin tahu. Jangan takut untuk mencoba dan meneliti. Mari kita persiapkan diri sejak dini untuk mengikuti OPSI tahun 2027. Jadilah peneliti muda yang mampu memberikan solusi bagi permasalahan di sekitar kita," pesan Bapak Rumaji menutup perbincangan.
Dengan dukungan penuh dari seluruh elemen sekolah, SMA N 1 Jakenan optimis dapat terus mencetak generasi muda yang unggul dalam literasi, riset, dan berwawasan lingkungan, siap menyongsong masa depan yang gemilang.
Jurnalis: Mustaqim
Penyelaras: Rilo Adi Nugraheni, S.Kom
Ilustrator: Muji Sasmito, S.Pd

