JAKENAN – Penilaian Sumatif Akhir Tahun (PSAT) Tahun Pelajaran 2025/2026 di SMA Negeri 1 Jakenan telah berlangsung dengan lancar, Senin (25/5/2026). Ujian yang menjadi tolok ukur akhir kompetensi siswa ini menekankan pada integritas dan kesiapan peserta didik dalam menghadapi evaluasi akademik.
Wakil Kepala Kurikulum SMA N 1 Jakenan, Mashuri, M.Si., menyampaikan bahwa persiapan PSAT telah dilakukan secara matang. "Kami memastikan seluruh aspek teknis dan non-teknis berjalan optimal, mulai dari penyediaan soal hingga pengawasan. Integritas ujian adalah prioritas utama kami," ujar Mashuri.
Mata pelajaran yang diujikan dihari pertama, 25 Mei 2026, adalah Bahasa Indonesia. PSAT dilaksanakan serentak untuk siswa kelas X dan XI dimulai pukul 07.30 hingga 09.30 WIB.
Kepala Sekolah SMA N 1 Jakenan, Rumaji, M.Pd., mengapresiasi kerja keras seluruh panitia dan partisipasi aktif siswa. "PSAT ini bukan hanya tentang nilai, tetapi juga proses pembelajaran dan pembentukan karakter. Kami berharap siswa dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka dengan jujur dan percaya diri," kata Rumaji.
baca juga SMANJA ANTI KORUPSI
Ketua Panitia PSAT, Siswanto, M.Si., menambahkan bahwa petunjuk umum ujian telah disosialisasikan dengan jelas kepada seluruh peserta. "Kami mengingatkan siswa untuk teliti, tidak menggunakan alat bantu yang dilarang, dan segera melapor jika ada kendala teknis. Semua ini demi menjaga objektivitas penilaian," jelas Siswanto.
Dari kalangan siswa, Rifayul Ummah, peserta PSAT dari kelas XI F6, mengungkapkan perasaannya. "Ujian berjalan lancar, soal-soalnya menantang tapi masih bisa dikerjakan. Saya sudah belajar maksimal," tuturnya.
Senada dengan Rifayul, M. Rafka Aditiya Pratama, peserta PSAT dari kelas X E7, juga menyampaikan pengalamannya. "Saya berusaha fokus dan membaca setiap soal dengan cermat. Semoga hasilnya memuaskan," harap Rafka.
baca juga ANTI KORUPSI SEJAK DINI
Pelaksanaan PSAT di SMA N 1 Jakenan diharapkan dapat memberikan gambaran akurat mengenai pencapaian akademik siswa serta menjadi evaluasi penting untuk peningkatan kualitas pendidikan di masa mendatang. (SHD/26)
