Postingan

Mungkinkah SMANJA Punya Ekskul Perakitan Drone AI

Daun dan Biji

MUNGKINKAH? - Program ekstrakurikuler "Inovator Dirgantara SMANJA" dimungkinkan hadir sebagai wadah bagi siswa SMA Negeri 1 Jakenan untuk belajar merakit dan memprogram drone pintar berbasis Kecerdasan Buatan (AI). Di kegiatan ini, dimungkinkan siswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi langsung praktik menyusun komponen drone dan memasukkan program AI agar drone bisa terbang sendiri serta mengenali objek di sekitarnya. Tujuannya sangat jelas: mengubah siswa dari sekadar penikmat teknologi menjadi pencipta alat canggih yang bisa langsung membantu memecahkan masalah nyata di lingkungan sekitar mereka, khususnya dengan memanfaatkan potensi besar Kabupaten Pati di bidang pertanian dan kelautan.

Fokus pertama dari drone buatan siswa SMANJA ini adalah membantu para petani lokal di sekitar Jakenan dan Winong melalui teknologi pertanian modern. Mengingat Pati adalah lumbung padi utama dengan target panen hingga 10 ton per hektare, siswa akan merakit drone yang bisa memotret hamparan sawah dari udara, mendeteksi tanaman padi yang kurang pupuk atau terserang hama, lalu menyemprotkan obat secara otomatis tepat di area yang sakit. Hasil karya siswa ini nantinya akan dipinjamkan atau dihibahkan kepada kelompok tani setempat. Dengan bantuan drone pintar ini, petani bisa menghemat biaya pupuk, mengatasi masalah sulitnya mencari tenaga kerja muda, dan pada akhirnya memastikan hasil panen padi mereka tetap melimpah.

Selain untuk petani, siswa juga akan membuat drone khusus yang tahan air laut untuk membantu para nelayan di kawasan pesisir Juwana yang letaknya tidak jauh dari Jakenan. Sebagai pusat industri maritim yang menopang 32% perikanan Jawa Tengah, nelayan Juwana sangat membutuhkan teknologi ini. Drone maritim buatan siswa akan dilengkapi kamera pendeteksi panas yang bisa membantu nelayan menemukan lokasi kumpulan ikan dari udara, sehingga mereka tidak perlu membuang banyak solar untuk berlayar tanpa arah. Lebih dari itu, drone ini juga bisa digunakan untuk memantau cuaca buruk secara langsung dan mengawasi jika ada kapal yang menangkap ikan secara ilegal. Melalui program ini, karya anak SMA Negeri 1 Jakenan bisa langsung dirasakan manfaatnya untuk meningkatkan penghasilan dan keselamatan nelayan tradisional kita. AMIN,,,,


Posting Komentar