Budidaya Terong Organik Berkelanjutan: Menuju Panen Optimal dan Tanaman Sehat
Daun dan Biji
Budidaya Terong Organik Berkelanjutan: Menuju Panen Optimal dan Tanaman Sehat
Terong ungu dan atau sejenisnya merupakan salah satu komoditas hortikultura yang berpotensi tinggi untuk dikembangkan secara organik dan berkelanjutan. Melalui pendekatan budidaya organik yang tepat, kualitas tanaman dan hasil panen dapat meningkat sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem lahan. Berikut ini adalah panduan budidaya terong hitam organik berkelanjutan ala Trubus yang dapat Anda praktikkan. Formulasi Pupuk Organik Cair dan Asam Amino Dalam budidaya terong organik, pemanfaatan pupuk organik cair dan asam amino sangat krusial. Campuran formulasi pupuk yang kami rekomendasikan sebagai berikut: - 200 liter air - 1 liter asam amino - 1 liter pupuk organik cair berbasis mikroba - 3 kg NPK 25-7-7 Semua bahan dicampur dalam drum, didiamkan selama 24 jam hingga siap pakai. Konsentrat ini diaplikasikan menggunakan teknik kocor pada setiap tanaman terong hitam sebanyak 150 ml per tanaman. Aplikasi dilakukan sebanyak 7 kali dalam satu siklus, dengan jarak waktu 10 hingga 15 hari se…