Postingan
Ambonese Herbal: Sebuah Warisan Pengetahuan Lokal
Ambonese Herbal: Sebuah Warisan Pengetahuan Lokal Pada akhir abad ke-17, sebuah karya monumental bernama Ambonese Herbal berhasil diselesaikan pada tahun 1697 oleh Georgius Everhardus Rumphius. Sayangnya, buku ini tidak langsung diterbitkan. VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie) memutuskan untuk menunda penerbitan, khawatir bahwa kekayaan informasi yang terkandung di dalamnya dapat dimanfaatkan oleh pihak lain. Rumphius sendiri tidak pernah menyuarakan kekhawatiran seperti itu. Ironisnya, karya ini baru diterbitkan pada tahun 1741, hampir 50 tahun setelah selesai ditulis dan hampir empat dekade setelah kematian Rumphius pada tahun 1702. Selama kurun waktu tersebut, manuskrip Ambonese Herbal berada di tangan seorang ilmuwan bernama Johannes Burman. Ketika Linnaeus, seorang naturalis terkenal dari Swedia, tinggal di Belanda, ia mendapatkan akses ke manuskrip ini karena Burman adalah tuan rumahnya. Hal ini menunjukkan bagaimana ilmu pengetahuan lintas budaya dapat berkembang berkat inte…