PATI, JAKENAN — Upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Alun-alun Jakenan, Sabtu (2/5/2026) pagi, berlangsung khidmat dan tertib. Ribuan peserta dari unsur pemerintah, sekolah, tenaga pendidik, aparat keamanan, tenaga kesehatan, hingga pelajar mengikuti rangkaian upacara hingga penyerahan penghargaan bagi siswa berprestasi.
Susunan upacara diawali dengan pemimpin upacara memasuki lapangan, disusul pembina upacara yang kemudian menerima penghormatan dari peserta. Setelah laporan pemimpin upacara, bendera Merah Putih dikibarkan diiringi lagu Indonesia Raya, dilanjutkan mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, pembukaan UUD 1945, serta amanat pembina upacara yang membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dalam Hardiknas 2026.
baca juga Peringatan Hardiknas Sepakat Meningkatkan Mutu Pendidikan
Dalam amanatnya, pembina upacara menekankan pentingnya pendidikan sebagai proses memanusiakan manusia dan memuliakan potensi peserta didik. Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi semua pihak untuk mewujudkan pendidikan bermutu, sejalan dengan tema Hardiknas 2026 yang mengusung penguatan partisipasi semesta.
Rangkaian upacara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Hymne Guru dan Bagimu Negeri, pembacaan doa, serta laporan pemimpin upacara bahwa upacara telah selesai dilaksanakan. Seusai penghormatan umum kepada pembina upacara dan pasukan diistirahatkan, panitia menyerahkan penghargaan kepada siswa berprestasi sebelum pembina upacara meninggalkan lapangan.
Sejumlah pejabat dan pimpinan satuan pendidikan di Jakenan tampak hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk unsur kecamatan, Korwilcam Bidang Pendidikan, Kapolsek, Danramil, kepala puskesmas, serta kepala sekolah dari berbagai jenjang. Kehadiran mereka menjadi penanda dukungan lintas sektor terhadap penguatan pendidikan di wilayah Jakenan.
Prestasi siswa SDN Tambahmulyo 02 dan inovasi riset dari SMA Negeri 1 Jakenan turut menjadi sorotan dalam momentum Hardiknas tahun ini. Keduanya disebut sebagai bukti bahwa pembinaan pendidikan di Jakenan terus melahirkan capaian di tingkat daerah hingga provinsi. (Fuad/26)
