SMA N 1 Jakenan Gencarkan Sosialisasi Sekolah Berintegritas, Tanamkan Fondasi Antikorupsi Sejak Dini

Daun dan Biji

Sekolah Berintegritas
– SMA Negeri 1 Jakenan, Kabupaten Pati, semakin memantapkan langkahnya dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang berintegritas melalui sosialisasi program Sekolah Berintegritas (SBI). Kegiatan ini menjadi penanda keseriusan sekolah dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi dan membangun karakter unggul bagi seluruh civitas akademika.

Sosialisasi yang dipimpin oleh Moch. Kasdari, S.Pd., M.Si., selaku Koordinator Program SBI SMA N 1 Jakenan, menekankan bahwa integritas bukanlah sekadar nilai moral tambahan, melainkan fondasi utama bagi pembentukan karakter dan kualitas generasi masa depan. "Integritas adalah suara hati tetap jernih di tengah sunyi, tak perlu ramai untuk berdiri. Tapi mulailah dari hati nurani," ujar Kasdari, mengutip sebuah adagium yang mendalam tentang integritas.


Program SBI ini merupakan respons terhadap tantangan integritas di sektor pendidikan, sejalan dengan upaya pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menargetkan nilai Survei Penilaian Integritas (SPI) yang terjaga. Data menunjukkan, nilai SPI Jawa Tengah pada tahun 2024 berada di angka 79,47, yang mengindikasikan perlunya penguatan berkelanjutan [1].

Menolak Kecurangan, Membangun Lingkungan Bersih

Materi sosialisasi SBI secara gamblang mengajak seluruh warga sekolah untuk:
  • Menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab** dalam setiap aspek proses belajar mengajar.
  • Menolak segala bentuk praktik kecurangan**, termasuk korupsi dan gratifikasi, yang dapat merusak sendi-sendi pendidikan.
  • Menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari pungutan liar**.
  • Menjadi agen perubahan yang berkarakter dan berakhlak mulia**, siap menjadi teladan bagi masyarakat.
baca SK Pembentukan Smanja Berintegritas

Deklarasi Sekolah Berintegritas yang menjadi bagian dari sosialisasi ini menegaskan komitmen kolektif tersebut. Ini bukan hanya tentang aturan, tetapi tentang pembiasaan dan internalisasi nilai-nilai luhur.

Pilar-Pilar Integritas: Keterlibatan Menyeluruh

Program SBI di SMA N 1 Jakenan dirancang dengan melibatkan seluruh komponen sekolah melalui pilar-pilar integritas yang terstruktur. Pilar Kepala Sekolah, Guru, Tenaga Kependidikan, dan Murid memiliki indikator dan kegiatan spesifik yang harus dilaksanakan. Total terdapat 22 indikator utama, 49 sub-indikator, dan 170 kegiatan yang mencakup berbagai aspek, mulai dari tata kelola hingga perilaku sehari-hari [2].

Keterlibatan aktif dari seluruh pilar ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang kuat dalam membangun budaya antikorupsi. Seperti yang disampaikan oleh Prof. Abdul Mu'ti, "Jujur itu Hebat, Jujur itu Selamat, Jujur itu Bermartabat." Sebuah pesan yang relevan untuk terus digaungkan di lingkungan pendidikan [3].

Dengan adanya sosialisasi ini, SMA N 1 Jakenan tidak hanya berupaya memenuhi amanat regulasi, tetapi juga berinvestasi pada masa depan bangsa dengan mencetak generasi yang kokoh integritasnya, siap menjadi pemimpin yang jujur dan bertanggung jawab.

Referensi:
[1] Materi Sosialisasi Sekolah Berintegritas SMA N 1 Jakenan (2026).
[2] Materi Sosialisasi Sekolah Berintegritas SMA N 1 Jakenan (2026).
[3] Kutipan Prof. Abdul Mu'ti dari Materi Sosialisasi Sekolah Berintegritas SMA N 1 Jakenan (2026).

Posting Komentar